BANNER

banner kecil

Jumat, 21 Oktober 2011

Mari menengkok ukhuwah Jama'ah Asy-Syahadatain Pati Jawa Tengah!

PATI, Giliran pada tanggal 25 Juli 2011, Jama’ah Asy-Syahadatain kabupaten Pati Jawa Tengah mengadakan Musyawarah Daerah (MUSDA) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren al-Falah Jati Wangi Pati, sekitar 40 KM dari pusat kota kabupaten Pati Jawa Tengah. Acara yang dihadiri oleh puluhan orang ini terkesan semarak dan penuh antusias. Acara tersebut merupakan MUSDA kali pertama yang diadakan oleh Jama’ah Asy-Syahadatain kabupaten Pati.
Kabupaten Pati terletak disebelah timur kabupaten Kudus dan berbatasan pula dengan kabupaten Japara yang terletak di sebelah utara. Jumlah anggota Jama’ah Asy-Syahadatain diperkirakan mencapai ratusan orang dari berbagai jalan masuk baiat. Sebagian besar mereka masuk jamaah berasal dari jalur Kudus dalam hal ini Mejobo atau K. Masrukhin, sebagian lagi mereka masuk melalui jalur Kebon Danas Jawa Barat atau Abah Ahmad Kebon Danas dan sebagian lagi berasal dari jalur Citemu Cirebon atau Abah Ahmad bin Isma’il. Dari berbagai sumber jalan baiat ini para perwakilan jama’ah Asy-Syahadatain berkumpul untuk mempersatukan visi dan misi demi keberlangsungan Jama’ah Asy-Syahadatain di Kabupaten Pati.
Acara yang dihadiri oleh perwakilan Pengurus Pusat Jama’ah Asy-Syahadatain Indonesia ini menjunjung tinggi asas demokrasi. Hal tersebut terbukti dengan disepakatinya mendahulukan Musyawarah Mufakat daripada voting. Dari hasil musyawarah tersebut Jama’ah Asy-Syahadatain kabupaten Pati memutuskan untuk menyamakan visi dan misi walaupun dari berbagai jalur sumber baiat yang dalam hal ini ada tiga yaitu jalur Mejobo, Kebon Danas dan Citemu. Selain itu mereka juga sepakat untuk mereorganisasi kepengurusan yang sebelumnya hanya mencakup jalur baiat Mejobo saja.
Acara yang berlangsung selama 3 jam tersebut sangat berarti sekali bagi perkembangan Jama’ah Asy-Syahadatain kabupaten Pati. Pemimpin yang terpilih nanti diharapkan akan membawa Jama’ah Asy-Syahadatain kabupaten Pati lebih maju secara kualitas dan kuantitas. Selain itu diharapkan mampu menjunjung tinggi hubungan silaturahim antar jama’ah yang selama ini belum begitu kenal akrab satu sama lainnya.
Alhamdulillah selama 3 jam tersebut melahirkan pemimpin baru yang diangkat oleh forum yaitu Bapak Sutarno yang sebelumnya juga menjabat menjadi ketua pengurus DPD JAI Pati. Kita doakan semoga Bapak Sutarno menjadi pemimpin yang amanah yang akan membawa pembaharuan di tubuh Jama’ah Asy-Syahadatain kabupaten Pati. Selain itu, saat itu juga seluruh jabatan strategis yang dibutuhkan oleh kepengurus dilengkapi, termasuk juga susunan Dewan Pembina dan Majelis Masyayikh.
Selamat atas terbentuknya Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jama’ah Asy-Syahadatain Indonesia kabupaten Pati. Semoga menjadi pengurus yang amanah dan sukses. Mari kita dukung dan mencontoh kebersamaan mereka dalam menyetukan visi dan misi Jama’ah Asy-Syahadatain Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar