BANNER

banner kecil

Selasa, 01 Mei 2012

Terjadi Penyimpangan Tuntunan di Tegal


Akhir-akhir ini Jama’ah Asy-Syahadatain wilayah Jawa Tengah digemparkan dengan beberapa penyimpangan tuntunan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan kelompok Jama’ah Asy-Syahadatain. Hal ini tentunya membuat Majelis Masyayikh Jama’ah Asy-Syahadatain Jawa Tengah tidak tinggal diam. Penyimpangan tersebut adalah sebagai berikut:
1.   Memperbolehkan meninggalkan shalat wajib lima waktu karena dalam keadaan bekerja atau mencari nafkah dengan alasan keduanya adalah ibadah yang cukup dilaksanakan salah satu saja.
2.   Menurunkan hawa nafsu dengan cara onani (mengeluarkan mani dengan tangan) yang dilakukan oleh gurunya kepada muridnya. Kemudian gurunya memerintahkan untuk menahan jangan sampai keluar spermanya. Diyakini hal tersebut dapat menurunkan hawa nafsu.
3.     Diperbolehkan meninggalkan shalat karena tidak membawa pakaian jubah dan sorban putih.
Kejadian tersebut bermula dari laporan salah seorang Jama’ah Asy-Syahadatain Tegal akan tidak penyimpangan tuntunan tersebut kepada penulis pada 13 April 2012. Kemudian penulis melaporkan tindakan tersebut kepada Majelis Masyayikh Jama’ah Asy-Syahadatain Jawa Tengah. Kemudian Majelis Masyayikh Jawa Tengah meneruskan laporan ke Dewan Pimpinan Pusat Jama’ah Asy-Syahadatain Indonesia pada tanggal 14 April 2012. Pada tanggal 15 April 2012 Dewan Pimpinan Pusat menunjuk penulis sebagai tim untuk klarifikasi data lapangan mengenai penyimpangan tersebut. Saat itu juga penulis dan tim Majelis Masyayikh Jawa Tengah menuju Tegal untuk klarifikasi data penyimpangan dengan mewawancarai saksi yang ada.
Pada tanggal 17 April 2012 bertempat di Ponpes Miftahussa’adah Kudus Majelis Masyayikh Jawa Tengah mengadakan musyawarah pengeluaran fatwa penyimpangan tuntunan oleh oknum yang mengatasnamakan kelompok Jama’ah Asy-Syahadatain.

2 komentar:

  1. saya harap benar adanya jika itu hanyalah oknum, sebab di kebondanas tidak di ajarkan hal2 yg menyimpang,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Informasi terakhir oknum sudah dipanggil oleh Pimpinan Jama'ah Asy-Syahadatain Kebon Danas

      Hapus